Friday, October 30, 2009

Sex,Rutinitas yang membosankan



Ketika hubungan Anda dengan istri sudah berjalan sekian lama, gairah bisa pudar begitu saja. Kadang-kadang penyebabnya sangat sederhana, karena Anda berdua sudah tahu betul apa yang akan terjadi. Mungkin Anda sudah melakukan aksi yang terbaik, tetapi tetap saja sama dengan yang sebelum-sebelumnya. Ini tidak berarti Anda tidak sayang lagi pada istri Anda atau menganggapnya tidak menarik lagi. Ini hanya berarti, sudah waktunya untuk mengubah hal yang selalu sama itu dan keluar dari segala rutinitas seks yang membosankan. Kontributor AskMen, Jasmine Leigh akan menjelaskannya untuk Anda.

Menyadari memang sekarang waktunya untuk mengubah rutinitas
Mengetahui kalau suatu perubahan dibutuhkan adalah langkah pertama untuk keluar dari rutinitas seks yang membosankan. Begitu Anda berdua setuju berusaha untuk melakukan segalanya dengan berbeda, Anda berdua mulai bisa merencanakan apapun yang Anda berdua pilih sebagai pasangan. Pikirkan ini sebagai suatu investasi dalam hubungan Anda berdua. Semua yang harus Anda lakukan adalah berbicara. Ini bukan diskusi yang serius, tapi hanyalah pembicaraan yang menyenangkan. Pikirkan ini sebagai sesi saling bertukar pikiran tentang seks.

Urusan seksual ini menempati porsi yang lumayan besar dalam hubungan Anda. Ini membutuhkan usaha dari kedua belah pihak. Seberapa rela Anda dan pasangan Anda mengubah kebiasaan? Seberapa besar pengorbanan yang dibutuhkan? Ini semua tentang bagaimana Anda berdua secara individu menerima perubahan untuk sesuatu yang lebih baik dalam hubungan cinta Anda berdua.

Membicarakan rutinitas seks Anda
Hubungan yang baik akan selalu terjaga dengan mempertahankan gairah seperti saat pertama kali bertemu. Jadi mulailah dengan mengingat kembali bagaimana perasaan Anda saat dulu berada di dekatnya. Mengenang lagi apa yang Anda lakukan untuk merayunya agar dia mau dalam pelukan Anda. Apakah saat itu Anda belum segemuk sekarang? Apakah Anda melakukan usaha yang lebih, agar tampil lebih menarik? Kembali ke awal membuat Anda mengingat kembali segala hal yang membuat Anda bisa bersama. Coba ulangilah semua itu lagi. Jadilah pria yang bisa membuatnya jatuh cinta lagi.

Semuanya di sini sangat sulit dilakukan tanpa ada unsur utamanya yaitu komunikasi yang baik. Jika semuanya baik-baik saja dalam hubungan Anda, mengubah kehidupan seks kemungkinan tidak begitu susah. Tetapi Anda tetap harus menentukan apa yang ingin lakukan secara berbeda, kemudian bicarakan dengan cara yang menyenangkan dan seksi. Komunikasi adalah kuncinya di sini. Jika Anda gugup, coba tenangkan diri. Ingatlah yang sedang Anda ajak bicara itu adalah seseorang yang sangat mengenal Anda dibandingkan dengan yang lainnya dan juga begitu mencintai Anda. Jadi tidak perlu canggung-canggung lagi.

Menambahkan spontanitas dalam rutinitas seks
Spontanitas adalah unsur utama yang sering hilang dari banyak hubungan yang sudah berlangsung lumayan lama. Tempat tidur paling sering digunakan karena paling mudah untuk dipakai. Tetapi bukan masalah di mana Anda melakukannya, seks tetap saja bisa membosankan kalau Anda selalu melakukannya di dapur. Akan selalu berada di posisi yang sama dengan cara pemanasan yang sama pula. Dengan memasukkan kembali spontanitas adalah cara yang sangat ampuh untuk keluar dari rutinitas seks Anda yang membosankan. Jadi apapun yang biasa Anda lakukan, jangan lakukan lagi. Coba lakukan kebalikannya.

Petualangan dalam kehidupan seks Anda
Petualangan seks akan memberikan Anda berdua sebuah liburan dari kehidupan yang biasa. Ini mungkin membutuhkan beberapa perencanaan. Ada beberapa cara klasik seperti memakai kostum, melakukannya di tempat berbeda dan mengadakan kencan romantis. Semua ide ini bisa menyenangkan. Dan meski semua petualangan baru ini bisa terasa sedikit bodoh pada awalnya, tetapi nantinya bisa menambahkan energi baru dalam rutinitas seks Anda. Meskipun begitu sangatlah penting untuk tetap memakai otak, yang merupakan organ seksual terbesar kita. Ada banyak macam permainan pasangan yang bisa membuat Anda lebih memahami pasangan Anda, mengetahui apa yang dia suka dan bisa mempraktekkannya. Anda mungkin hanya membutuhkan setumpuk kartu untuk ini.

Saling bergantian membaca cerita erotis, mengungkapkan fantasi seksual atau bisa juga menonton film erotis yang dibuat oleh dan untuk wanita. Anda mungkin belum tahu semua tentangnya dan fantasi bisa berkembang dari sini. Jadi manfaatkan benar-benar kesempatan ini.

Kontrak baru dalam kehidupan seks Anda
Memberi bumbu baru pada rutinitas seks yang membosankan bisa menjadi suatu tantangan. Ini membutuhkan kerja sama, tenaga dan waktu. Akan tetapi semua usaha ini sangat sebanding dengan hasilnya. Ini bisa mempererat komunikasi Anda dengan pasangan, memperdalam hubungan Anda, bisa belajar hal baru dan menjadi lebih bersemangat lagi dalam seks. Karena itu mulailah di malam ini!

Selengkapnya...

Thursday, October 29, 2009

Latihan Otot untuk Meningkatkan Kualitas Seksual


Untuk mendapatkan vitalitas seks, selain asupan nutrisi dan vitamin yang lengkap, juga diperlukan latihan otot pubococcygeus (PC). Otot ini yang menggerakkan organ pada tulang pelvik sampai tulang ekor. Latihan otot PC secara teratur bisa meningkatkan kualitas seks Anda.

1. Latihan otot PC untuk wanita
Pertama, kenali dulu di mana otot PC Anda. Caranya, masukkan satu jari ke dalam vagina. Bayangkan Anda sedang buang air kecil, kemudian tahan. Namun, jangan sampai mengencangkan perut dan otot paha. Jari Anda akan terasa seperti tertarik, otot vagina dan pelvik akan terasa kencang. Nah, itulah otot PC. Lakukan latihan "menahan kencing" ini tiga kali sehari atau sesuai kebutuhan Anda.

Latihan dilakukan dalam keadaan rileks sambil menarik napas panjang ketika menarik otot PC, kemudian buang napas perlahan sambil mengendurkan otot PC. Untuk melatihnya bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Saat mengendarai mobil atau sedang bekerja di meja kerja. Tak seorang pun tahu Anda sedang berlatih otot PC.

Kegunaan latihan otot PC untuk wanita ini antara lain mengencangkan kembali otot vagina setelah melahirkan, dapat mengontrol kandung kemih, dan mempermudah mencapai orgasme. (Tips: untuk orgasme yang maksimal, kendurkan otot PC saat mencapai klimaks)

2. Latihan otot PC untuk pria
Untuk mengenali otot PC Anda, letakkan dua jari di belakang buah pelir Anda. Seperti latihan pada wanita, bayangkan sedang buang air kecil lalu tahan. Jari Anda akan merasakan otot PC sedang bekerja. Atau bisa dilakukan saat buang air kecil, lalu tahan. Namun, jangan sampai otot perut dan otot paha Anda tertarik. Akan terasa betul otot mana saja yang bekerja. Lakukan latihan ini tiga kali sehari dan kapan saja Anda mau seperti latihan otot PC pada wanita.

Kegunaan latihan otot PC untuk pria antara lain kenikmatan seputar genital lebih terasa, akan lebih mudah mengontrol ejakulasi, orgasme yang kuat, dan kesehatan prostat. Bagi pria, jika otot PC-nya kuat, ejakulasinya lebih kuat.

3. Latihan panggul
Latihan ini baik dilakukan untuk pria dan wanita. Bisa dilakukan berdiri atau tiduran. Gerakkan maju mundur panggul, tapi jangan sampai menggerakkan bagian tubuh lain. Jadi, hanya gerakkan panggulnya. Akan lebih mudah dilakukan pada posisi tiduran.

Tekuk lutut, kemudian angkat pantat Anda perlahan sambil menarik napas panjang, turunkan juga secara perlahan dan embuskan napas perlahan-lahan. Gerakan naik turun ini bisa dilakukan secara perlahan atau cepat. Kegunaan latihan ini untuk mengendurkan otot perut, paha, dan pantat yang kaku sehingga bisa lebih menikmati rangsangan seksual.untuk lebih lengkapnya untuk pelatihan ini ikuti Penis Training

Selengkapnya...

Efek Seks Marathon dalam Perkawinan


Apa yang akan terjadi pada pasangan yang melakukan hubungan seks setiap hari selama sebulan penuh? Sebuah majalah di Afrika Selatan mengadakan kontes "30 day sex challenge" untuk menemukan jawabannya.

Seorang istri asal Amerika Serikat, Charla Muller menghabiskan waktunya seperti kebanyakan ibu-ibu di seluruh dunia, mengurus anak, membersihkan rumah, memasak, serta sedikit ribut dengan suami. Segala urusan rumah tangga tadi tidak hanya menguras tenaganya tapi juga mengikis hasrat sekualnya.

Menjelang ulang tahun suaminya yang ke-40 tahun, Charla berniat memberikan kado yang sangat istimewa, sesuatu yang hanya bisa diberikan oleh Charla sendiri: yakni melakukan hubungan seks setiap hari selama setahun penuh. Setahun kemudian ia merasakan perubahan yang sangat dramatis dalam perkawinannya. Ia lalu membagikan pengalamannya lewat buku 365 Nights: A Memoir of Intimacy.

Berangkat dari pengalaman Charla, sebuah majalah di Afrika Selatan, The Intimacy, berniat melakukan hal serupa, namun waktunya lebih singkat, 30 hari. Tujuh pasangan suami istri yang sudah menikah lebih dari satu tahun lalu diundang mengikuti kontes tersebut.

Para pasangan yang mengikuti kontes majalah Intimacy sebagian besar mengaku pada awalnya mereka sangat bergairah melakukan hubungan seks setiap hari. Namun tak sedikit yang absen bercinta di minggu kedua karena alasan kelelahan, stres, dan merasa seks hanya jadi kewajiban.

Sebaliknya, pasangan yang terus mengikuti kontes ini sampai hari terakhir mengatakan merasa lebih dekat secara emosional dengan pasangan. Seorang suami mengaku kini ia lebih jarang marah pada istrinya.

Mereka juga berusaha mengusir kebosanan dengan cara menciptakan atmosfer yang menggairahkan untuk bercinta, serta mencoba gaya bercinta yang berbeda setiap harinya. Meski begitu, mayoritas peserta berpendapat yang lebih penting adalah kualitas, bukan kuantitas dalam bercinta.

Apa yang dilakukan Charla, juga majalah Intimacy bertujuan menguatkan pendapat hubungan seks secara teratur memiliki manfaat positif dan memiliki hasil yang berbeda bagi perkawinan. Beberapa ahli berpendapat seks yang teratur mampu menyelamatkan hubungan suami istri yang mulai redup.

Salah satunya pengikut Charla adalah Dough Brown, yang melakukan hubungan seks maraton selama 101 hari. Brown kemudian mendokumentasikan pengalamannya dalam buku Just Do It: How One Couple Turned Off the TV and Turned on Their Sex Lives for 101 Days (No Excuses).

Seperti Charla, Dough berpendapat hubungan seks setiap hari bisa menimbulkan chemistry yang mulai hilang. "Kami lebih banyak belajar mengenai pasangan," tulis Dough dalam bukunya.

Psikolog yang juga seorang terapis seks, Andrea M.Macari mengungkapkan, makin sering seks dilakukan, makin besar keinginan untuk mengulanginya. "Seks yang teratur meningkatkan hasrat dan ketertarikan pada pasangan. Tanpa sadar kita membangun keinginan yang sebelumnya tak pernah muncul," katanya.

Selengkapnya...

Memahami Orgasme pasangan anda


Orgasme, kedatangannya selalu ditunggu-tunggu dalam siklus hubungan seksual. Orgasme baru muncul bila seseorang mengalami rangsangan seksual yang terjadi secara intens. Nah, orgasme ini merupakan puncak rangsangan tersebut.

Hampir semua pria bisa mencapai orgasme setiap melakukan hubungan seksual. Namun, tidak demikian dengan wanita. Pada wanita, terdapat dua jenis orgasme, yaitu orgasme klitoral dan vaginal.

Orgasme klitoral dicapai melalui perangsangan pada organ klitoris. Organ ini terletak di ujung atas bibir kelamin wanita dan sedikit tertutup. Sama seperti dengan penis pada pria, klitoris memiliki banyak sekali saraf sehingga saat sensitif. Ketika klitoris dirangsang, darah mengalir ke organ kecil ini dan membuatnya sedikit membesar.

Selanjutnya muncul rasa nikmat yang berawal dari bagian tersebut dan menyebar ke kepala atau ke bawah melalui paha ke kaki. Puting payudara menjadi keras dan kulit menjadi sedikit lebih hangat. Kontraksi otot vagina terasa bergelombang dan getaran ke luar area genital menandai datangnya orgasme.

Bila penis memiliki fungsi prokreasi dan urinasi, satu-satunya tujuan dari organ klitoris adalah untuk memberikan kenikmatan. Berdasarkan sebuah survei terhadap wanita yang melakukan masturbasi, 84 persennya mengaku mendapatkan orgasme yang berasal dari stimulasi di bagian klitoris.

Hipokrates, bapak kedokteran, sejak ribuan tahun lalu telah menginformasikan pentingnya organ klitoris. Ia juga percaya bahwa wanita bisa ejakulasi, topik yang masih kontroversial hingga kini.

Untuk mencapai orgasme klitoral perangsangan dapat dilakukan dengan tiga cara, yakni oral, menggunakan tangan (masturbasi), atau hubungan seksual. Perasangan dengan oral dan tangan lebih efektif dibandingkan hubungan seksual. Satu posisi yang diyakini mempermudah wanita mencapai orgasme adalah posisi wanita di atas. Dengan posisi ini, wanita dapat mengatur sendiri rangsangan pada klitoris sehingga mempercepat terjadinya orgasme.

Sementara itu, orgasme vaginal didapat melalui rangsangan pada vagina. Beberapa kalangan menyebut orgasme jenis ini sebagai orgasme G-spot. Yang perlu diketahui, orgasme vaginal tidak bisa dicapai jika hanya mengandalkan perangsangan vagina saja karena sebagian besar penis tidak dapat menyentuh G-spot.

Beberapa posisi bercinta yang memungkinkan penetrasi dalam bisa dilakukan untuk mencapai orgasme vaginal ini. Merangsang G-spot dengan tangan juga bisa menjadi pilihan.

Selengkapnya...

Monday, October 26, 2009

10 Khasiat Sex


Melakukan seks dengan istri atau suami Anda secara rutin ternyata banyak untungnya lho, enggak percaya? Lihat deh keuntungan melakukan hubungan seks yang sudah dibuktikan oleh berbagai macam penelitian ini!

1. Seks meredam stres
Ya, melakukan seks memang dapat meredakan stres Anda. Penelitian di Skotlandia yang dimuat jurnal Biological Psychology membuktikannya. Riset ini mempelajari 24 wanita dan 22 pria yang aktif secara seksual dan diberikan tekanan stres pada situasi tertentu. Dari studi terungkap bahwa pada pasangan yang melakukan hubungan seks sebelumnya menunjukkan respons tubuh yang lebih baik dalam mengatasi stres dibanding mereka yang tak melakukan seks sebelum menghadapi stres.

2. Seks tingkatkan imunitas
Kualitas hidup seksual yang baik dapat meningkatkan kualitas fisik kesehatan Anda. Berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu terbukti meningkatkan sejenis antibodi yang disebut Imunoglobulin A atau IgA, yang bisa melindungi Anda dari flu dan infeksi lainnya. Penelitian ini dilakukan oleh Wilkes University di Wilkes-Barre dengan cara pengambilan sampel ludah yang mengandung IgA dari 112 orang yang aktif secara seksual dengan rutin selama sekali atau dua kali seminggu atau bahkan lebih.

3. Seks membakar kalori
Tahukah Anda jika 30 menit melakukan hubungan seks bisa membakar 85 kalori bahkan lebih. Yah, kelihatannya memang sedikit, tapi kalo dijumlahkan, jika Anda melakukan 42 kali hubungan seks, maka ada 3.570 kalori terbakar!

4. Seks tingkatkan kemampuan jantung
Banyak mereka yang lanjut usia khawatir bahwa melakukan hubungan seks bisa memicu stroke. Namun menurut riset di Inggris yang dimuat Journal of Epidemiology and Community Health, sebanyak 914 pria yang melakukan hubungan seks rutin dari muda ternyata terbukti tidak mengalami stroke setelah dipantau sampai 20 tahun. Bukan cuma itu. Jantung juga ternyata diuntungkan dengan frekuensi seks sekali atau dua kali seminggu karena risiko serangan jantung berkurang separuhnya untuk para pria, dibanding mereka yang melakukan hubungan seks kurang dari sekali dalam sebulan.

5. Seks bikin jadi lebih "pede"
Penelitian di University of Texas terhadap 237 orang yang aktif secara seksual dan dipublikasikan di Archives of Sexual Behaviour menemukan, mereka yang melakukan hubungan seks cukup sering mempunyai kepercayaan diri yang lebih baik. Bahkan, untuk yang sudah percaya diri akan lebih meningkatkan kepercayaan dirinya.

6. Seks tingkatkan keintiman
Seks dan orgasme meningkatkan kadar hormon oksitoksin yang juga disebut love-hormone, sejenis hormon yang membantu kita untuk lebih percaya dan merasa dekat dengan pasangan. Peneliti dari University of Pittsburgh dan University of North Carolina mengevaluasi 59 wanita premenopause dan menemukan bahwa semakin banyak mereka dipeluk dan kontak dengan pasangan hingga orgasme, semakin tinggi kadar oksitoksin dalam tubuh mereka. Sekadar tambahan, oksitoksin membuat Anda menjadi lebih banyak memberi dan baik hati. Jadi, jika Anda tiba-tiba menghadiahi pasangan dengan banyak hal dan Anda dipenuhi kadar cinta tinggi, salahkan si oksitoksin!

7. Seks redakan rasa sakit
Saat hormon oksitoksin meningkat, kadar hormon endorfin meningkat pula dan menyebabkan penurunan rasa sakit. Jadi, jika rasa nyeri kepala atau sendi Anda mereda setelah berhubungan seks, maka berterimakasihlah kepada oksitoksin.

8. Seks tekan risiko kanker prostat
Ejakulasi yang cukup sering pada pria berusia sekitar 20 tahun ternyata mengurangi risiko kanker prostat pada saat mereka lanjut usia. Sebuah penelitian dari British Journal of Urology International menunjukkan bahwa angka kejadian kanker prostat berkurang sampai sepertiganya jika para pria ejakulasi rutin sebanyak lebih dari lima kali seminggu.

9. Seks kuatkan otot panggul
Para wanita yang melakukan gerakan otot panggul yang dikenal dengan kegel sewaktu berhubungan seks ternyata memberi beberapa keuntungan. Selain Anda jadi lebih nikmat, ternyata area panggul akan lebih kuat dan bisa mengurangi risiko terjadinya ngompol karena kelemahan otot panggul saat usia lanjut.

10. Seks bantu tidur lebih nyenyak
Oksitoksin yang dilepaskan saat Anda mencapai orgasme ternyata membantu Anda untuk tidur lebih lelap, dan Anda tentunya tahu bahwa tidur lebih lelap membawa banyak hal baik, termasuk kestabilan tekanan darah dan berat badan. Ini juga membantu Anda mengetahui kenapa sih para pria itu langsung tidur sehabis berhubungan seks? Ternyata oksitoksin-lah penyebabnya.
Sumber :dr.Intan Airlina Febiliawanti



Selengkapnya...

Friday, October 23, 2009

Bahaya Kanker Prostat Lebih Ke Pria Muda



STUDI terbaru yang diterbitkan jurnal Cancer melaporkan, kanker prostat yang terjadi pada pria dewasa muda lebih berisiko berakibat kematian dibanding jika dialami pria yang sudah berumur (lansia).

Di zaman serba-modern dan instan ini, kasus kejadian kanker dilaporkan terus meningkat. Lingkungan dan gaya hidup yang salah kerap dituding sebagai penyebabnya. Begitupun kanker yang dulunya lazim ditemui pada orang tua, kini juga merambah kaum dewasa muda. Sebut saja kanker prostat yang banyak menyerang kaum pria usia 50 tahun ke atas, kini juga tak jarang diderita pria dewasa muda.

Bahkan, menurut laporan sebuah studi terbaru di Amerika, kanker prostat stadium lanjut yang dialami pria dewasa muda lebih berisiko kematian dibanding yang dialami pria lanjut usia.

Ahli patologi dan urologi dari University of Washington, Dr DanielW Lin, mengungkapkan bahwa kanker prostat dapat terjadi pada pria dewasa muda dan rata-rata penyakitnya terkendali. Hanya, mereka yang menderita kanker pada stadium lanjut biasanya penyakitnya lebih memburuk dibanding jika hal yang sama dialami pria lanjut usia.

“Di antara pasien kanker prostat stadium lanjut, peluang kematian pada pria muda penderita kanker ini tiga kali lebih tinggi dibanding pasien pada kelompok umur lainnya,” ujar dokter yang menjabat ketua tim penulisan studi tersebut.

Kesimpulan yang dikemukakan Lin didasarkan pada analisis data dari 318.774 pria di Amerika yang terdiagnosis kanker prostat antara kurun 1988-2003. Pada kurun tersebut memang banyak ditemui pria muda Amerika yang terdiagnosis kanker prostat.

Hal ini kemungkinan disebabkan saat itu pemerintah setempat sedang giatgiatnya menggalakkan program deteksi dini (skrining) kanker. “Skrining cenderung tidak lagi berguna jika tumor dalam tubuh si pria sudah telanjur membesar,” sebut Dr Otis W Brawley dari American Cancer Society.

Komentar Brawley menyiratkan keraguan akan manfaat skrining kanker prostat atau yang disebut tes PSA (prostate-specific antigen). PSA merupakan enzim yang dikeluarkan kelenjar prostat yang berfungsi untuk mengencerkan cairan ejakulasi untuk memudahkan pergerakan sperma.

Pada keadaan normal, hanya sedikit PSA yang masuk ke dalam aliran darah, tetapi bila terjadi peradangan atau kerusakan jaringan prostat, maka kadar PSA dalam darah meningkat. Selama ini, skrining PSA memang masih mengundang kontroversi mengingat sejumlah laporan yang mengungkapkan bahwa tes PSA rutin tidak cukup efektif mengurangi angka kematian akibat kanker ini.

Sesuai panduan American Cancer Society (yang juga tengah ditinjau kembali), skrining dianjurkan dilakukan kaum pria mulai usia 50, dan 45 bagi yang berisiko tinggi.

“Mereka yang berisiko tinggi adalah yang keluarganya (ayah atau saudara laki-laki) mengidap penyakit ini. Juga, pria kulit hitam yang entah karena apa cenderung lebih berisiko mengalami kanker prostat,” kata Brawley.

Terkait studi yang dilakukan Lim dan timnya, spesialis patologi dan urologi dari Duke University, Dr Stephen Freedland, mengemukakan bahwa wajar saja jika didapati keganasan yang lebih buruk pada kanker prostat yang diderita pria dewasa muda, mengingat ratarata skrining PSA baru dilakukan mulai usia 50.

“Jadi, kesalahannya, ya karena diagnosis yang terlambat tadi sehingga tahu-tahu kanker sudah menyebar,” ujarnya.

Sementara itu, Lim sendiri menandaskan bahwa tujuan utama studi tersebut bukan membahas skrining kanker, melainkan memberikan pembelajaran dan penyadaran tentang kanker prostat pada pria dewasa muda. Dengan demikian, pihaknya dapat sedini mungkin mengidentifikasi kasus yang berisiko tinggi sehingga dapat segera dicari jenis terapi yang paling tepat.

“Bagi para dokter, kami berpesan bahwa kanker prostat stadium lanjut yang dialami pria dewasa muda dapat sangat berbahaya sehingga perlu diterapi secara agresif dengan metode tepat,” katanya.

Di seluruh dunia, kanker prostat merupakan kanker penyebab kematian pria terbesar kedua setelah kanker paru-paru. Tak kurang 254.000 kaum adam meninggal per tahunnya akibat penyakit mematikan ini. Dokter secara rutin menganjurkan tes darah PSA pada pria di atas 50 tahun, dengan keyakinan bahwa penanganan agresif pada jenis kanker apa pun jauh lebih baik ketimbang hanya menunggu tanpa melakukan pengobatan apa pun.

Akan tetapi, pada sejumlah kasus, ada pula karakter tumor yang pertumbuhannya lebih lambat dan perlu waktu bertahun-tahun untuk menjadi ganas. Perlu diketahui juga bahwa setiap pria yang memasuki usia 45 berpeluang mengalami pembesaran kelenjar prostat. Jika pembesaran terjadi secara berlebihan hingga membengkak sebesar buah jeruk, efeknya dapat menekan aliran kemih yang melalui uretra.

Kondisi inilah yang disebut BPH (benign prostatic hyperflasia) yang biasanya menimbulkan keluhan sulit berkemih. Kasus BPH diperkirakan menimpa sekitar 15 persen pria usia 40 tahunan dan 60 persen pria usia 50 tahunan. Kendati tidak mengancam jiwa, umumnya pasien perlu ditangani dengan pembedahan. Sebagai langkah pencegahan, para ahli menyarankan kaum pria untuk berolahraga teratur guna mengurangi risiko kanker prostat.(sumber:radenbeletz.blogdetik.com)

Selengkapnya...

5 Profesi yang Bikin Pria Punya Kemampuan Seks Baik



Pria pintar, cerdas dan kutu buku sering diidentikkan dengan kemampuan seks yang rendah. Namun menurut sebuah survei, ada beberapa tipe pria cerdas yang masuk kategori pria berkemampuan seks baik, sesuai dengan profesinya. Profesi apa saja?

Dikutip dari Lemondrop, Jumat (23/10/2009) sebuah survei pun dilakukan untuk mengetahui pria dengan tipe profesi apa yang memiliki kemampuan seks yang bagus, dan ini dia 5 tipe pria cerdas berdasarkan profesinya.

1. Dokter
Seorang dokter lebih mengetahui anatomi tubuh manusia, termasuk wanita. Oleh karena itu, tak heran jika dokter punya kemampuan seks yang baik karena ia tahu bagian-bagian orgasme wanita. Dokter juga setidaknya punya ilmu seks yang didasarkan pada studi literatur.

2. Guru atau dosen
Profesi guru menuntut seseorang untuk berurusan dengan banyak orang dan belajar banyak hal. Hal itu tak jarang membuatnya stres dan sebagai pelampiasannya ia mencurahkan masalahnya melalui seks. Jika pasangan Anda adalah seorang guru, tetaplah bersamanya.

3. Analis ritel
Ini adalah tipe profesi yang membuatnya banyak bertemu banyak orang penting yang sering menggunakan minyak wangi. Hal itu akan memicu kelenjar olfactori bekerja. Kelenjar olfaktori berfungsi merangsang penciuman dan meningkatkan gairah seks.

4. Penulis
Seorang penuils biasanya memiliki ide yang banyak. Ia terbiasa mencari ide tulisan dengan pemikiran kreatifnya. Hal itu akan berpengaruh pada kemampuan mencari ide seks seperti apa yang akan dilakukannya. Mau seks di manapun dan cara apapun, ia bisa mengatasinya.

5. Artis
Artis diidentikkan dengan kebahagiaan dan dunia gemerlap. Tak sedikit juga mereka yang mengonsumsi alkohol. Alkohol diketahui bisa meningkatkan kemampuan seksual dan menghangatkan tubuh. Hal itu bisa memicu dan merangsang hormon pembuat rasa senang seperti dopamin dan hormon penenang seperti oxcytocin bekerja. Dan ketika hormon-hormon itu bekerja, Anda pun bisa melakukan seks dengan baik.

Selengkapnya...

Wednesday, October 21, 2009

Makin Keras, makin Hepi


Libido boleh menggebu namun percuma saja bila tak mampu ereksi. Apalagi orgasme lelaki mengandalkan ereksinya. Selain itu, bagaimana bisa memuaskan pasangan bila "si jago" tak mampu berkokok?

Tak heran bila pria selalu menyimbolkan ereksi sebagai faktor "kejantanan". Sebuah survei yang dilakukan raksasa farmasi Pfizer, produsen obat antiimpoten, Viagra, membuktikan hal tersebut lewat survei yang dilakukan pada 8.576 pria dan wanita di 12 negara Eropa.

Menurut survei tersebut 95 persen pria dewasa mengatakan kemampuan seks pria sangat penting untuk mendapatkan kehidupan seks yang baik. 85 persen pria percaya kemampuan seks adalah faktor terpenting untuk memuaskan pasangannya. Mengenai hal ini tiga perempat responden wanita setuju.

Yang menarik, lebih dari tiga perempat wanita merasa pasangan mereka ingin memiliki kadar ereksi yang lebih keras untuk meningkatkan kemampuan seks mereka.

Pria Spanyol merupakan kelompok yang paling peduli soal ereksinya. 83 persen mengatakan mereka ingin ereksinya lebih keras supaya bisa membuat pasangannya puas. 80 persen pria Turki dan 76 persen pria Italia juga berpendapat sama. Sementara itu pria Jerman ternyata sudah cukup puas dengan kadar ereksi "yunior" mereka, hanya 40 persen saja yang berharap ereksinya bisa lebih keras lagi.

"Hasil survei ini menguatkan berbagai survei sebelumnya yang menyatakan bagi pria tingkat kekerasan ereksi menentukan kepercayaan diri mereka dalam memuasakan pasangannya," kata Dr John Dean, ahli seksologi dari London Clinic.

Untuk mendapatkan performa seks yang memuaskan, pria perlu memiliki rasa percaya diri. Dalam hal ini mereka merasa penis yang keras adalah hal yang penting agar pasangannya puas, demikian menurut Dean.

Survei ini juga menunjukkan bertambahnya usia membuat pria makin khawatir pada tingkat "kekerasan" penis mereka. 90 persen responden percaya hilangnya kepercayaan diri pria bisa berpengaruh buruk bagi kehidupan ranjang mereka.

Menurut Ian Banks, dokter dan konsultan Men's Health Forum, Inggris, mengatakan, problem ereksi bisa menimpa pria segala usia. Hasil survei ini menunjukkan 70 persen pria Eropa berusia 25-64 tahun masih yakin penis mereka cukup "greng". Sedangkan satu dari dua pria berusia 55-64 tahun merasa ereksi mereka tak sekeras dulu lagi.

"Memudarnya rasa percaya diri dan cemas takut tak bisa memuaskan pasangan justru akan membuat kemampuan seksual pria menurun," kata Banks. Secara umum, rata-rata pria yang disurvei merasa kurang percaya diri dengan kadar ereksinya dan ingin lebih keras lagi untuk membuat pasangannya happy.


Selengkapnya...

Tuesday, October 20, 2009

Pria Perokok Susah Capai Orgasme


Pria perokok mungkin merasa bahagia saat kumpul dengan teman-temannya, namun tidak dengan pasangannya di ranjang. Berdasarkan studi di Australia, pria yang merokok berisiko empat kali lebih sulit mencapai orgasme dibanding pria yang tidak merokok.

Hasil studi menunjukkan bahwa masalah seksual pada pria yang sering muncul ada dua jenis, yaitu tidak bisa mencapai klimaks dan terlalu cepat terangsang (ejakulasi dini). Namun masalah yang banyak dialami pria perokok adalah kesulitan mencapai klimaks atau orgasme.

Peneliti dari University of Melbourne Research Center in Sex, Health and Society menyebutkan bahwa pria yang sering merokok rata-rata mengalami ejakulasi dini hingga tiga kali lebih tinggi dibanding pria yang tidak merokok. Sementara itu, mereka yang sulit mencapai klimaks atau orgasme jauh lebih besar yaitu empat kali lipat.

"Jika sudah begitu, pria perlu pengobatan medis untuk memperlambat orgasme dan atau mencapai orgasme," ujar Anthony Smith, seorang profesor di Universitas tersebut seperti dikutip dari LimeLife, Selasa (20/10/2009).

Selain itu, gangguan seksual pada pria meliputi gangguan libido dan ereksi. Gangguan disfungsi ereksi (DE) dan kesulitan mencapai orgasme adalah yang paling banyak terjadi pada perokok.

Cara pengobatan yang kini lazim dipakai adalah, pertama-tama menghentikan kebiasaan merokok. Kemudian dicoba dengan arterialisasi atau semacam bedah by-pass dengan menambah pembuluh darah baru pada penis yang diambil dari pembuluh darah pada bagian lain tubuh. Namun keberhasilan dari pengobatan ini tidak bisa mencapai 100 persen.

Tidak hanya gangguan fungsi seksual, seseorang yang merokok pun kualitas spermanya akan berkurang. Seorang yang merokok selama bertahun-tahun akan tercemar darahnya oleh nikotin yang melalui pembuluh darah akan dibawa ke seluruh tubuh, termasuk ke organ reproduksi.

Racun nikotin akan berpengaruh terhadap spermatogenesis atau proses pembelahan sperma para pria. Padahal pembelahan itu sangat kompleks, yang kemudian bisa menjadi gen dari si pemilik sperma. Jadi bila terjadi kegagalan pada proses spermatogenesis tersebut, pria bisa menurunkan gen cacat pada anaknya kelak.

Rokok bagaikan pabrik bahan kimia yang memiliki senyawa beracun diantaranya CO, nitrogen oksida, sianida, hidrogen, amonia, asetilen, benzaldehida, benzena, metanol, yang semuanya bisa mengganggu kesehatan, termasuk organ reproduksi. Jadi para pria, sebaiknya hentikan merokok dari sekarang jika ingin mulus melakukan seks di ranjang.

Selengkapnya...